Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label random thought

Pengungsi dan Perubahan Dunia

Pagi ini entah kenapa bangun tidur sangat tidak bersemangat, mungkin efek monthly syndrome nya perempuan #cumacarialasansaja -_- Berangkat untuk beraktivitas biasanya setengah jam sudah sampai, tapi tadi satu jam baru sampai (bad mood akut ini -_-), kalau jalan saja sudah selambat itu jadi inget pertanyaan teman, “yu kamu itu apa-apa lama, apa yg cepet?” terus saya jawab sekenanya, “bawa motor” kalau sudah begini apa lagi yang bisa dibanggakan? -_- Sambal nunggu dokumen sppl diperiksa, scroll grup terus baca cerita tentang pengungsi Sudan yang mendarat di Jakarta. Reportasenya langsung didapat dari teman seperguruan. Tik tok tik tok tik tok isi kepala ini rasanya ga karuan. Entah harus menanggapi bagaimana. Rasanya threshold empati makin menurun. Kalau dulu mata ini bisa sembam karena melihat video perlawanan rakyat Palestina atas penjajahan Israel, sekarang hanya bisa memohon ampun kepada Allah atas ketidakberdayaan pribadi (apa sekarang jiwa ini sudah tidak lagi marah ketika...

Bahagia itu Apa?

Kalau ada kawan yang bilang dia sedang bahagia, saya malah jadi mikir, “apa itu bahagia?” Kalau versi saya simple, kamu bahagia kalau kamu dapet apa yang kamu mau. Pingin coklat, udah dapet terus heppi. Pingin maen, tancap gas ke tempat wisata hits kekinian, terus heppi. Pingin cantik, berangkat ke salaon, beli baju cantik, dan viola terus heppi. Pingin jodoh, tembak si doi terus akad #eh 😂 Tapi pertanyaannya adalah kalau udah dapet apa yang dimau terus apa? 😶 Entah ini teori darimana (kalau ga salah inget sih ajaran Budha, mungkin saya salah) kenapa kamu menderita itu karena kamu punya keinginan, jika kamu melepaskan semua keinginanmu kamu tidak punya alasan untuk menderita. Logis kan? Gimana mau sedih coba kalau sedari awal ga punya keinginan? Saya mau bikin cocoklogi 😛 Dalam teori law of diminishing marginal utility disitu dibahas kalau kita mengkonsumsi suatu barang yang sama maka utilitasnya akan terus menurun. Mungkin mirip sama kebahagiaan, apa yang hari ini ...

Ramadhan dan barangkali Allah suka bercanda

Jangan coba nyambung-nyambungin judul di atas ya.. Berhubung itu judul yg random,, serandom pikiran ane,, hahahaha,,  Nggak tau kenapa mungkin ane lagi melow atau lg pms (bisa jadi) :p bawaannya jadi baper dan gtw kenapa jadi inget ama teman lama. Dan lalu jadi kepikiran barangkali Allah suka bercanda. Loh kok? Jadi begini ceritanya gans,, ane punya teman, nah sebutlah dia bunga (kok ya inisialnya kayak korban kekerasan sih?) si bunga ini anaknya pinter, solehah, aktipis dakwah, keinginannya setelah lulus sesederhana ingin menjadi ibu rumah tangga pengurus keluarga. Takdir menghantarkan bunga berproses dengan seorang aktipis dakwah juga, sebut saja dia lebah, tapi proses perjodohan ini kandas di tengah jalan karena ibu sang lebah tidak suka dengannya (tapi katanya malah setuju sama teman bunga yg menemani menyowani sang camer) #nahlo. Dan lalu gara-gara cerita ini ane jadi illfeel ama aktipis dakwah (ih padahal g ada hubungannya ama hidup ane juga sih,, hahaha). Waktu berlalu ...