Langsung ke konten utama

Postingan

Jangan Bersedih wahai para penyeru kebaikan

Allah Swt. berfirman kepada Nabi-Nya: Janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir. (Ali Imran: 176) Demikian itu karena perhatian beliau yang sangat kepada orang-orang, sehingga beliau merasa bersedih melihat orang-orang kafir bersegera menentang, mengingkari, dan bermusuhan dengannya. Maka Allah Swt. berfirman, "Janganlah kamu bersedih hati karena hal tersebut." sesungguhnya mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudarat kepada Allah sedikit pun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat . (Ali Imran: 176) Yakni di balik itu terkandung hikmah Allah terhadap diri mereka, yaitu melalui kehendak dan kekuasaan-Nya Dia bermaksud untuk menjadikan mereka (orang-orang kafir) tidak memperoleh bagian pahala barang sedikit pun di akhirat kelak. dan bagi mereka azab yang pedih . (Ali Imran: 176) ******************* Kemudian Allah Swt. berfirman menceritakan hal tersebut dengan ungkapan yang pasti, yait...

Taman Batu, Curug Malela, dan Penghayatan akan Makna Takut-Harap-dan Cinta :3

Gaya catatan perjalanan dari awal ke akhir udah biasa kan ya.. sekarang kita coba gaya baru *buat aku sih baru,, hahaha* let's start with the end :D CURUG MALELAAAA!!! Perjalanan kali ini bisa dibilang mission incomplete.. hahaha T.T pesona malela hanya bisa diamati kami amati dari jauh.. tanpa mampu mendekatinya.. tanpa mampu merasakan kesejukan cipratan air terjun nya.. tanpa mampu mengagumi kecantikannya langsung di pusat pesona nya.. sigh ... ... kamu tau kenapa? ... ... waktu adalah jawabannya :( kamu tau? foto di atas diambil sekitar pukul 5 sore.. ya! betul sekali 5 SORE!! :)) *ya da rumah aku ama curug malela teh tinggal nyebrang jalan* LoL waktu telah mematikan langkah kami untuk melanjutkan perjalanan turun mencapai malela.. entah berapa lama lagi waktu yang kami butuhkan untuk turun mencapainya.. yang pasti yang ada di benakku saat itu.. jalanan terlalu mencekam untuk dilalui jika malam sudah datang. Hanya sejauh ini kami melangkah lalu kami m...

Mediocre dalam Beragama

adjective me·di·o·cre \ˌmē-dē-ˈō-kər\. : not very good; of only ordinary or moderate quality; neither good nor bad; barely adequate Dalam skala nilai A-C dalam ujian,, biasanya orang2 akan tersebar banyak pada nilai B,, sedangkan yang mendapatkan A atau pun C biasanya hanya segelintir orang. Sebaran jumlah orang-orang yang mendapatkan nilai A-C jika digambarkan dalam kurva maka akan didapat kurva seperti lonceng,, gendut di tengah dan sedikit pada ujung kanan dan kirinya. Dalam statistika kurva ini adalah gambaran dari distribusi normal. Mungkin bisa dibilang apa yang terjadi di sekitar kita mengikuti pola terdistribusi normal. Misalnya, di dalam kelas di sekolah,, orang yang sangat pintar hanya ada beberapa saja, dan sebaliknya,, yang sangat bodoh juga hanya beberapa saja,, sebagian besar terdistribusi di tengah.. ordinary people dengan average capability,, mereka adalah para mediocre. Apa salah jadi mediocre? Rasanya sah-sah saja,, tapi btw karena mediocre ini jumlahnya bany...

Allah yang Mengunci Hati Manusia

Coba perhatikan ayat quran terkait "mengunci hati" "mengunci mata" "pendengaran" atau yg semisalny.. pasti ada penjelasan tambahan kenapa kalimat itu sampai keluar.. Entah karena diberi peringatan tdk mendengar,, Menunjukkan amalan orang beriman pdhl dia tidak beriman,, Punya akal tapi tidak digunakan utk memahami ayat2 Allah,, dan semisalny,, Kata "mengunci" itu tidak turun tanpa alasan.. ada amalan yg dilakukan oleh manusia yg membuat dirinya jauh dari Allah,, " Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat . Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian," padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman . Mereka hendak menipu Allah dan orang-oran...

Mulai dari de' Ranch, Floating Market, sampai Pertarungan Ideologi Abad XXI *eh baso soun maksudnya ding* :D

Kamis! Jadwalnya agenda keliling kota :p Tak tau mau kemana, kita pilih yang dekat-dekat saja :D Masih deket Bandung lah.. pilihan jatuh pada de' Ranch.. Latar belakangnya karena pingin nyobain panahan aja si sebenernya.. xixixi.. Berangkat ngelewatin jalur dago giri sampai akhirnya kebablasan ngelewatin tahu tauhid + muterin pasar lembang.. hahaha asem bener kalo dipikir-pikir.. papan reklame de' Ranch segitu gedenya bisa juga kelewat XD Pelajaran pertama yang bisa diambil adalah: Terkadang petunjuk itu dekaaat sekaliii.. sayangnya karena espektasi datangnya petunjuk itu dari arah yg tidak disangka-sangka.. akhirnya, ia hanya lewat begitu saja  -_-a Setelah bayar tiket 5 ribu rupiah saja.. masuklah kami ke dalam kompleks de Ranch dan mendapatkan welcome drink segelas susu segar.. keknya si beneran susu sapi, soalnya bau sapinya masih kecium *apaaaa siiih* -_-" Disambut dengan pemandangan lapangan luas dan track bagi pengunjung untuk menaiki kuda, tida...

Curug Cilember Touch Down :D

Jarang-jarang saya bikin catatan perjalanan, tapi perjalanan kali ini terlalu epik untuk disimpan sendiri *apaaaa siiiiiih :p* Bermula dari keinginan mendaki para amatir menuju gunung rakutak.. maka mulailah provokator mencari balad utk melakukan pendakian cukup gila ini.. kenapa gila?? karena pendakinya perempuan semua, mendaki dg "kostum" jilbab *a.k.a gamis dlm pengertian kebanyakan orang indonesia*, ga ada yg pny pengalaman naek rakutak, dan yg lebih gila lagi targetnya adalah:  one day hiking!! *constraint nya selain masalah safar juga masalah keamanan sih*. Terkumpulah beberapa nama yg "cukup gila" utk ikut mendaki.. taaaapii... berhubung jumlahny ga nyampe satu angkot, sang provokator pun akhirnya memilih utk bawa motor saja utk mencapai TKP.. sehingga pada akhirnya hanya 4 orang saja yg tersisa *maapkan aku teman > daaaaaan...!!! ternyata hari sebelumnya, si provokator baru nyampe rumah jam11 malem.. belum nyiapin apa apa pulak buat pend...

Take for granted

Berdasarkan oxford dictionary, "take for granted" adalah sebuah frase yang bermakna fail to properly appreciate (someone or something), especially as a result of overfamiliarity atau terjemahan bebasnya berarti gagal mengapresiasi sesuatu karena yang dimaksud adalah sesuatu yang biasa kita temui bukan sesuatu yang kita anggap "aneh" ataupun "istimewa", sesuatu yg kita anggap biasa karena sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi kebanyakan penduduk indonesia yang mayoritas beragama, berbicara perihal Tuhan adalah sesuatu yang take for granted,, tidak banyak yg mempertanyakan mengapa berbagama, mengapa kita percaya pada Tuhan. Bagi generasi yang terlahir di era 90an, kemerdekaan secara fisik, persatuan indonesia juga merupakan sesuatu yg "take for granted". Untuk generasi yang terlahir dari keluarga berada, sepiring nasi dan lauk pauknya yg tersedia di meja makan setiap harinya juga sesuatu yang "take for granted". Sesederha...